Progam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Puskemas Gondosari

Information Technology of Gondosari 29 Juli 2019 20:16:14 WIB

Puskemas Gondosari melalakukan penyuluhan dan lomba STBM di setiap dusun di Desa Gondosari.Pada kesempatan ini rekan PPM UGM (mahasiswa KKN.red) ikut serta dalam memsukseskan kegiatan ini.Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. STBM menjadi acuan nasional untuk program sanitasi berbasis masyarakat sejak lahirnya Kepmenkes No 852/Menkes/SK/IX/2008 tentang Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis masyarakat.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Program STBM memiliki indikator outcome dan output. Indikatoroutcome STBM yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku. Sedangkan indikatoroutput STBM adalah sebagai berikut :

  1. Setiap individu dan komunitas mempunyai akses terhadap sarana sanitasi dasar sehingga dapat mewujudkan komunitas yang bebas dari buang air di sembarang tempat (ODF).
  2. Setiap rumahtangga telah menerapkan pengelolaan air minum dan makanan yang aman di rumah tangga.
  3. Setiap rumah tangga dan sarana pelayanan umum dalam suatu komunitas (seperti sekolah, kantor, rumah makan, puskesmas, pasar, terminal) tersedia fasilitas cuci tangan (air, sabun, sarana cuci tangan), sehingga semua orang mencuci tangan dengan benar.
  4. Setiap rumah tangga mengelola limbahnya dengan benar.
  5. Setiap rumah tangga mengelola sampahnya dengan benar.

Untuk mencapai outcome tersebut, STBM memiliki 6 (enam) strategi nasional yang pada bulan September 2008 telah dikukuhkan melalui Kepmenkes No.852/Menkes/SK/IX/2008. Dengan demikian, strategi ini menjadi acuan bagi petugas kesehatan dan instansi yang terkait dalam penyusunan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi terkait dengan sanitasi total berbasis masyarakat. Pada tahun 2014, naungan hukum pelaksanaan STBM diperkuat dengan dikeluarkannya PERMENKES Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Dengan demikian, secara otomatis Kepmenkes No.852/Menkes/SK/IX/2008 telah tidak berlaku lagi sejak terbitnya PERMENKES ini.

Strategi Nasional STBM

Dalam PERMENKES Nomor 3 Tahun 2014, strategi penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) meliputi 3 (tiga) komponen yang saling mendukung satu dengan yang lain yaitu:

  1. Penciptaan lingkungan yang kondusif (enabling environment);
  2. Peningkatan kebutuhan sanitasi (demand creation);
  3. Peningkatan penyediaan akses sanitasi (supply improvement);

Apabila salah satu dari komponen STBM tersebut tidak ada maka proses pencapaian 5 (lima) Pilar STBM tidak maksimal. Tiga strategi ini disebut Komponen Sanitasi Total.



STBM memiliki 6 (enam) strategi nasional, yaitu:

        1. Penciptaan lingkungan yang kondusif (enabling environment)
        2. Peningkatan kebutuhan sanitasi (demand creation)
        3. Peningkatan penyediaan sanitasi (supply improvement)
        4. Pengelolaan pengetahuan (knowledge management)
        5. Pembiayaan
        6. Pemantauan dan evaluasi

Keunggulan program :

  1. Satu-satunya program yang mengusung non subsidi untuk pembangunan sarana jamban tingkat rumah tangga.
  2. Sampai saat ini masih menjadi program sanitasi yang terbukti paling cepat meningkatkan akses sanitasi dan perubahan perilaku higiene di Indonesia.
  3. STBM adalah satu-satunya program sanitasi yang menyasar langsung ke tingkat rumah tangga.
  4. STBM berfokus pada perubahan perilaku, bukan pembangunan sarana.

Komentar atas Progam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Puskemas Gondosari

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Rekapitulasi Suara PEMILU 2019 PPS Desa Gondosari

01.Joko Widodo-Ma'ruf : 32 % 02.Prabowo-Sandiaga Uno : 68 %

Lokasi Gondosari

tampilkan dalam peta lebih besar