Sejarah Desa

31 Januari 2017 19:18:39 WIB

Sejarah Desa Gondosari

Sejarah Desa Gondosari sebenarnya tidak ada dalam sumber yang pasti.Namun menurut cerita dari beberapa sumber yang dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Desa Gondosari pada tahun1807 kedatangan seorang pengembarayang di buang dari arah barat menuju ke arah timur arah ngladangan tempatnya sekarang di dusun krajan. Disitu terdapat tempat pertapaan yang sangat sederhana kecil dan sempit kalau menurut ukuran manusia tidak cukup untuk masuk kedalamanya dikenal dengan GUO SRITI tempatnya dilereng gunung punjung.Bertahun tahun si pengembara bertapa dan mendapatkan Wangsit dari Tuhan Yang Maha Kuasa dibenak sanubarinya ada amanah agar bbat alas sekitar gunung punjung untuk dijadikan perdukuhan yang asri dan sekaligus dinamakan perdukuhan nglandangan .Mengapa nglandangan Konon kisahnya seorang pengembara tersebut masih trah Kraton Yogyakarta yang terkena musibah atau malapetaka dari sang adipati beliau menurut cerita suka berjudi,suka mencuri, suka mengganggu ketentraman,hingga sang adipati mengutus pada punggawaKraton untuk di buang ke arah timur Kraton Surakarta. Dari tahun ke tahun menggelar jajahan disekitar wilayah yang tidak jauh dari permulaanya timur, barat, selatan sampai dengan utara. Arah timur babat alas kembang Rawu-rawu,Watu terbang,ngasihan,blibiran serta ngambak.Arah barat babat alas dawung yang berbatasan langsung dengan desa Pelem.Arah selatan Babat alas  towo,grogah,Jebles dan kedung jangan serta jliru yang sekarang wilayah desa Tamanasri, Arah utara meliputi perdukuhan watu sigar,klatak,poco,akhirnya perdukuhan dijadikan satu dinamakan nglandangan

Pada masa Belanda berkuasa datangdari arah selatan menuju ke utara kearah nggulang desa mlati Arjosari,sampai keglandang –glandang kegunung punjung sampai belanda tidak bisamelihat karena gunung punjungmasih punya yoni.Belanda pada masa itu akan menyerang perdukuhanyang sudah dianggap asri si pengembara merasa takut, akhirnya bertapa kembali di guaPandean disebelahbarat  gunung punjung.Belum sampai selesai bertapa sipengembara sudah hilang tanpa jejak(muksorogo dan nyawa tanpa meninggalakan bekas hingga sekarang) Dan akhirnya muncul seorang pria gagah berani dan sakti mandraguna Priya tersebut keturunan banteng wareng yang hingga kini masih terdapat makamnya.konon menurut cerita Banteng wareng membawa misi untuk mengusir Belanda dari tanah nglandangan Pada saat bertempur dengan belanda beliau gugur dalam medan perangdan tertembak. Belanda mengira banteng wareng wafat tapi apa yang terjadi…? Sebenarnya yg meninggal bukan jasatnya tapi ikat kepalanya UDENG .Hingga saat iniorang awam mengenalnya sebagai makam keturunan banteng wareng.Semakin hari semakin ngglandangan ramai dan pada tahun 1919desa kebonsari sampai menjadi wilayah ngglandangan yang sekrang di kenal dengan sebutan desa gondosarisebagai berikut.

BELIAU YANG PERNAH DAN SEDANG MENJABAT DI DESA GONDOSARI

  • Demang :Sudikromo berkuasa pada tahun 1867
  • Demang :Kariyo dikromkromo memimpin th 1867-1872
  • Demang :Sorejo memimpin th 1872-1878
  • Demang :Poro dikromo memimpin 1878-1898
  • Demang : Noyo Sumito memimpin th 1898-1902
  • Lurah :Joyo kariyo memimpin th 1902-1906
  • Lurah :Kriyo Karso memimpin 1906-1938
  • Lurah :Karto dikromo memimpin Th1938-1942
  • Lurah :Miseran hadisasmito memimpin th 1942-1951
  • Lurah : Sukardi memimpin 1989-1989
  • Kades :Suwardi memimpin 1989-1999
  • Kades :Suyatno Al sargimin 1999-
  • Kades :memimpin th 1999-2007
  • Kades : Sunarno memimpin th 2007 sampai sekarang

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Rekapitulasi Suara PEMILU 2019 PPS Desa Gondosari

01.Joko Widodo-Ma'ruf : 32 % 02.Prabowo-Sandiaga Uno : 68 %

Lokasi Gondosari

tampilkan dalam peta lebih besar